Sahabat semuanya, dalam mitologi Yunani ada cerita tentang Midas Touch. Seorang raja bernama Midas memohon kepada dewa agar apa pun yang disentuhnya berubah menjadi emas.

Setelah dikabulkan, Raja Midas jadi senang. Namun kegembiraannya gak lama. Ia tak bisa makan dan minum karena semua yang disentuhnya tiba-tiba jadi emas. Moral dari cerita ini adalah, emas memang berharga. Tapi juga bisa menyengsarakan.

Kami disuruh minum emas


Seperti cerita kami di Trenggalek, Jawa Timur. Pemprov Jatim berencana mengubah daerah karst yang merupakan sumber air bersih jadi tambang emas.

Gubernur Jatim udah beri izin PT Sumber Mineral Nusantara (SMN) untuk menambang emas di Trenggalek.

Padahal, warga Trenggalek saat ini sering kekurangan air. Bayangkan kalau daerah karst itu nantinya dihancurkan, berubah jadi tambang emas. Warga Trenggalek akan kehilangan air bersih untuk minum dan mandi.

Suara warga Trenggalek juga dapat dukungan dari Bupati Trenggalek, Gus Ipin. Kata Gus Ipin, tambang itu cuma bakal merusak alam Trenggalek. Kami senang karena bupati juga menolak tambang. Jarang-jarang ada pemimpin yang mendahulukan lingkungan ketimbang investasi. 

Lewat petisi ini, kami ingin meminta bantuan Aan untuk ikut dukung warga Trenggalek dan Gus Ipin. Minta Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, untuk cabut izin tambang emas di Trenggalek. 

Rencananya, kalau petisi sudah terkumpul 10 ribu tanda tangan, kami akan meminta Gus Ipin untuk buat surat penolakan resmi ke Pemprov Jatim dan juga Menteri ESDM. Dan lampirkan petisi ini juga. 

Suara banyak orang pasti lebih didengar. Jangan sampai Pemprov Jatim menyesal seperti Raja Midas karena nafsu mengejar emas.

Bantu dukung perlindungan alam Trenggalek dari keserakahan perusahaan dan segelintir orang, ya Aan.

Papang
Aliansi Rakyat Trenggalek.


Dukung Bupati Trenggalek Tolak Tambang Emas di Trenggalek!